Selasa, 04 Juni 2013

akhlak tasawuf

Akhlak tasawuf, pengenalan, pemahaman sampai pengaplikasian.
Sejarah asal mula tasawuf
A.    Sejarah lahirnya tasawuf
Tasawuf dalam islam, menurut ahli sejarah, sebagai ilmu yang berdiri sendiri. Lahir sekitar abad ke -2  atau awal abad ke-3 hijriyah. Pembicaraan para ahli tentang lahirnya tasawuf lebih banyak menyoroti faktor-faktor  yang mendorong kelahiran tasawuf. Faktor- faktor tersebut di bedakan menjadi dua:
1.      Faktor ekstern
a.       Tasawuf lahir karena pengaruh dari faham kristen yang menjauhi dunia dan hidup mengasingkan diri dari biara-biara.
b.      Tasawuf lahir karena pengaruh filsapat phytagoras yang berpendapat bahwa roh manusia kekal dan berada di dunia sebagai orang asing.
c.       Munculnya tasawuf dalam islam sebagai pengaruh dari filsafat emanasi plotinus yang membawa paham wujud memancar dari zat tuhan
d.      Tasawuf lahir atas pengaruh nirwana. Menurut ajaran budha bahwa seseorang meninggalkan dunia dan melakukan kontemflasi.
e.       Tasawuf lahir karena pengaruh ajaran hinduisme yang mendorong manusia meninggalkan dunia dan berupaya mendekatkan diri kepada tuhan.
2.      Faktor intern
Sebagian ahli menekankan faktor  intern. Menurut mereka lahirnya tasawuf islam di latar belakangi oleh faktor-faktor yang ada dalam islam itu sendiri, bukan pengaruh dari luar.
B.     Pengertian tasawuf
1.      Arti secara etimologi
a.       Ada yang mengemukakan bahwa kataa tasawuf  berasal dari shafa yang berarti suci, bersih atau murni.
b.      Pandangan lain mengatakan  bahwa kata tasawuf berasal dari kata kata shaff yang maknanya barisan
c.       Demikian pula ada yang mengemukakan bahwa kata tasawuf disifatkan kepada kata ash-shufu yang bermakna bul atau wol kasar.
d.      Dalam pandangan lain ada pola yang mengemukakan bahwa kata tasawuf di ambil dari kata sufi yang berasal dari kata yunani.
2.      Arti secara terminologi
Menurut kaum sufi sendiri, mereka memberikan pengertian tasawuf sebagai berikut:
“ tasawuf pada umumnya bermakna menempuh kehidupan zuhud, menghindari gemerlap kehiduan duniawi, rela hidup dalam keprihatinan, melakukan berbagai jenis amalan ibadah, melaparkan diri mengerjakan salat malam, dan melantunkan berbagai jenis wirid,sampai fisik atau dimensi jasmani sesseorang menjadi lemah  dan dimensi jiwa atau rohani menjadi kuat.
C.     Sejarah munculnya pemikiran tasawuf
Perkembangan pemikiran filsafat dalam ikut memberi andil yang cukup besar untuk hidup suburnya pemikiran tasawuf dalam dunia muslim. Para ulama tasawuf akhirnya dapat menyuguhkan konsep religio-moral yang disebut maqamat yang bersifat psikognostik yang harus dilewati oleh para sufi.
D.    Tasawuf dalam pandangan al-qur’an dan as-sunnah
1.      Dalil-dalil al-qur’an
2.      Dalil-dalil as-sunnah
E.     Landasan dan motifasi lahirnya tasawuf
Adapun tentang sumber-sumber yang menjadi landasan tasawuf islam itu ada bermacam-macam pendapat. Diantaranya ada yang berpendapat bahwa sumber tasawuf  islam itu sendiri.
F.      Urgensi ilmu tasawuf
Sesuai dengan ajaran tasaawuf yang lebih menekankan aspek rohani, maka manusia itu pada dasarnya cenderung bertasawuf. Dengan kata lain, bertasawuf merupakan suatu fitrah manusia. Dari adnya unsur rohani pada manusia inilah dikatakan urgensinya mempelajari tasawuf.
B. Dimensi lain tentang ssejarah asal mula tasawuf
            1. latar belakang
                        Tasawuf adalah salah satu cabang ilmu islam yang menekankan dimensi atau aspek spritual islam.dalam kaitannya dengan manusia, tasawuf lebih menekankan aspek rohaninya ketimbang aspek jasmaninya. Dalam kaitannya dengan kehidupan, ia lebih menekankan kehidupan akhirat ketimbang kehidupan dunia yang fana.orang yang ahli dalaam tasawuf disebut seorang sufi. Seorang sufi menekankan aspek rohaninya daripada aspek jasmaninya.seorang sufi selalu berusaha untuk dekat dengan tuhannya. Dan untuk mencapai itu,terdapat tingkatannya yaitu tobat,zuhud,sabar,kefakiran,kerendahan hati,takwa,tawakkal,kerelaan,cinta,ma’rifat.
C. Hubungan ilmu tasawuf dengan ilmu lainnya
a. hubungan ilmu tasawuf dengan ilmu kalam
            ilmu kalam merupakan disiplin lmu keislaman yang banyak mengedepankan pembicaraan tentang persoalan-persoalan kalam tuhan. Pembicaraan materi-materi yang tercakup dalam ilmu kalam terkesan tidak menyentuh dzauq(rasa roahanih).
            Dalam kaitannya dengan ilmu kalam, ilmu tasawuf berfungsi sebagai pemberi wawasan spritual dalam pemahaman kalam.selain itu ilmu tasawuf mempunyai fungsi sebagai pemberi kesadaran rohaniah dalam perdebatan-perdebatan kalam.
b. hubungan ilmu tasawuf dengan ilmu fiqh
            ilmu tasawuf berhasil memberikan corak batin terhadap ilmu fiqh corak batin yang dimaksud adalah ikhlas dan khusyuk berikut jalannya masing-masing.bahkan ilmu ini mampu menumbuhkan kesiapan manusia untuk melaksanakan hukum-hukum fiqh karena pelaksanaan kewajiban manusia tidak akan sempurna tanpa perjalanan rohaniah.
c.hubungan ilmu tasawuf dengan filsafat
            ilmu tasawuf yang berkembang di dunia islam tidak dapat dinafikan sebagai sumbangan pemikiran kefilsafatan sederetan intelektual muslim ternama juga banyak mengkaji tentang jiwa dan roh di antaranya adalah al-kindi,al-farabi,ibnu sina,dan al-ghazali.
            D. TASAWUF IRFANI
           
            Tasawuf irfani adalah taasawuf yang bereusaha menyikap hakikat kebenaran atau ma’rifah diperoleh dengan melalui logika atau pebelajaran atau pemikiran tetapi melalui pemberian Tuhan (mauhidah).
            Ilmu itu diperoleh karena manusia yang melakukan tasawuf berupaya melakukan tasfiyat al-Qalb. Dengan hati yang suci seseorang dapat berdialog secara batini dengan Tuhan sehingga pengetahhuan atau ma’rifah dimasukan Allah ke dalam hatinya, hakikatt kebenaran tersingkap lewat ilham (intuisi).
            Ajaran irfan sudah ada bersama kehidupan manusia. Jika seseorang tidak menginginkan akalnya hanya terbatasi oleh materi dan memandang dunia ini sebagai materi semata, begitu pula apabila ia tidak ingin melihat bahwa dunia ini hanya bersifat rassional.tidak seluruh irfani memiliki substansi ajaran agama, baik dahulu maupun sekarang.

             Jika kita ingin menelaah irfani islam secara global, ada 4 periode yang dapat ita jadikan sebagai patokan utama:
1.pertama, dari sejak kemunculan irfan hingga masa hallaj dan rai’ah.
2.kedua, dari sejak masa rabi’ah hingga masa Bayazid dan Abu Sa”id Abuk Khair.
3.ketiga, dari masa Abdul Khair hingga Ibn Arabi.
4.keempat, dari masa Ibn Arabi hingga massa kini.

            Berikut ini bagian dari metode iirfani :
            1.Riyadha
            2.Tafakur (refleksi)
            3.TazkiyatAn-Nafs
            4.Dzikrullah






            E. TASAWUF AKHLAKI
1. Pengertian tassawuf akhlaki
Kata “tasawuf” dalam bahasa arabb adalah bisa membersihkan atau saling membersihkan kata membersikan merupakan kata kerja yang membutuuhkan objek. Objek tasawuf adalah akhlak manusia. Kemudian kata “akhlaq” juga berasal dari bahasa arab uyang secara bahasa bermakna “pembuatan” atau “penciptaan”.
Jadi jika “tasawuf” dengan kata “akhlak” disatuan< akan terbentuk sebuah firasen yaitu Tasawuf akhlaki. Secara etimologi, tasawuf akhlaki ini bermakna membersihkan tingkah atau laku saling membersikan tingkah laku.
2. Sistem pembinaan akhlak
            Dalam tasawuf akhlaki, sistem pembinaan akhlak disusun sebagai berikut :  
A. Takhalli
B. Tahalli
C. Tajalli
            3. Karekteristik tasawuf akhlaki

            Adapun ciri-ciri tasawuf akhlaki anatara lain :
  1. Melandasi diri pada Al-quran dan As-sunah. Dalam ajaran-ajarannya, cendrung memakai landasan Qurani dan hadits sebagai kerangka pendekatannya.
  2. Kesinabungan antara hakikat dengan syariat, yaitu keterkaitan antara tasawuf (sebagai aspek batiniahnya) dengan fiqh (sebagai aspek lahirnya)
  3. lebih bersifat mengajarka dualism dalam hubungan antar tuhan dan manusia.
  4. lebih terkonsentrasi pada soal pembinaan, pendidikan akhlak dan pengobatan jiwa dengan cara latihan mental (takhalli,tahalli, tajalli).
  5. tidak menggunakan terminologi-terminologi filsafat. Terminologi-terminologi yang dikembangkan lebih transparan.


4. Tokoh-tokoh tasawuf akhlaki
berikut adalah contoh-contoh sufi ajaran-ajrannya yang termasuk ke dalam aliran tasawuf akhlaki.
  1. HASAN AL-BASHRI [21-110]
  2. AL-MUHASIBI [165-243]
  3. AL-GHAZALI

F. TASAWUF FALAFI
Tasawuf falsafi adalah sebuah konsep ajaran tasawuf yang mengenal tuhan (ma’rifat) dengan pendekatan rasio (filsafat) hingga menuju ketempat yang lebih tinggi bukan hanya mengenal tuhan saja (ma’rifatullah) melainkan yang lebih tinggi dari itu yaitu wihdatul wujud (kesatuan wujud). Bisa juga dikatakn tasawuf dilsafi yalni tasawuf yangkayadengan pemikiran-pemikiran filsafat.
Menurut Ibnu khladun ada 4 objek utama yang menjadi perhatian para sufi filosof,Antara lain sebagai berikut :
1.      Latihan rohaniah denganrasa,intuisi, serta instrokpeksi diri yang timbul darinya.
2.      Iluminasi atau hakikat yang tersingkap dari alam gaib, seperti sifat-sifat rabbani,arsy,malaikat,kenabian,roh.
3.      Peristiwa dalam alam yang berpengaruh terhadap berbagai bentuk keramatan atau keluarbiasaan.
4.      Menciptakan ungkapa-ungkapan yang pengertiannya sepintas samar-samar dalma hal ini telah melahirkan reaksi masyarakat berupa mengingkarinya dan menyetujuinya.
Dalam beberapa segi, para sufi filosof melebehi sufi sunni. Hal ini disebabkan karena mereka adalah para filosof yang baik tentang wujud.

Di antara tokoh-tokoh tasawuf falsafi adalah :
  1. Ibn’arabi
Ajaran tasawufnya
-          Wahdat al-wujud
Menurut Ibnu taimiyah,wahdat al-wujud adalah penyamaan tuhan dengan alam.

  1. AL-JILI
Ajaran tasawufnya
-          Insan kamil
AL-jili mengemukakan bahwa perumpamaan hubungan tuhan dengan insan kamil adalah bagaikan cermin di mana seseorang tidak akan dapat melihat bentuk dirinya kecuali melihat cermin itu sendiri.
  1. Ibn sab’in
Ajaran tasawufnya
-          Kesatuan mutlak
-          Penolakan terhadap logoka aristotelian
-           
G. TASAWUF SYAR’I
Ilmu tasawuf (sufisme) di masa kini diberi hukuman yang sangat tidak adil oleh umat islam. Jauh disebelah kanan terdapt golongan umat yang menyandarkan diri mereka sebagai pengamal ilmu tasawuf tetapi sebagian dari amalan mereka mengandung beberapa unsur syirik, bid’ah dan kurafat. Mereka berkata tasawuf bukan ilmu tetapi hanya syirik, bid’ah dan kurafat tetapi sebagian lagi tetap membenarkanilmu tasawuf yang masih berpegang teguh pada al-Qur’an dan Al-hadis.
  1. Defenisi tasawuf syar’iah

Tasawuf syar’iah adalah tasawuf yang konsentrasinya membahas tentang pembentukan akhlak yang mulia menjadikan diri sebagai hamba yang taat kepada-nya pada smua aspek kehidupan yang senantiasa berpegang teguh kepada tuntunan sya’iah (Al-Qur’an & Al-hadis).
  1. Metode-metode ajaran tasawuf sya’i
1.      Syar’iah dan hakikah
Dalam ajaran sya’iah dan hakikah terdapat dua pandangan yang berbeda antara lain :
-          Pandangan kaum sufi moderat
-          Pandangan kaum sufi ekstrem
2.      Ilmu mukhtasab dan ilmu laduni
Islam mengakui adanya dua macam ilmu, yatu ilmu mukhtasab dan laduni.
A.     Ilmu mukhtasab yaituilmu yang di peroleh dari proses pembelajaran. Yaitu membaca dan beguru.
B.     Ilmu laduni yaitu ilmu yang di peroleh dari tuhan sebagai hasil dari kebersihan hati dan kedekatan seseorang dengan-Nya.
3.      Motivasi ibadah
Pada dasarnya motivasi beribadah seseorang ituadalah dokarenakna semata-mata bentuk rasa cinta kepada Allah, dan juga boleh karena rasa takut kepada neraka dan mengharapkan surge seperti dalam pemahaman Al-Qur’an dan sunnah rasul.tetapi ada sebagiankaumsufi beranggapan bahwa dalam berbadah haruslah semata-mata bentuk rasa cinta kepada Allah.
4.      Pelanggaran lain seputar tasawuf syar’i
A.     Pengagunan terhadap syaikh
B.     Jihad
C.     Pengangguran
D.     Wahdat Al wujud


H. MAQAM

Dalam rangka meraih derajat kesempurnaan, seorang sufi dituntut untuk melampaui tahapan-tahapan spritural., memiliki suatu konsepsi tentang jalan (thariqat) menuju Allah SWT, jalan ini dimulai dengan latihan-latihan rohaniah (riyadha) lalu secara bertahap menempuh berbagai fase yang dalam tradisi tasawuf dikenal dengan maqam (tingkatan).


Macam-macam maqam dalam tasawuf yang dijalani kaum sufi umumnya terdiri atas :
1.      Taubat
2.      Wara’
3.      Zuhud’
4.      Faqr(fakir)
5.      Sabar
6.      Rela
7.      Tawakal

I.                   AHWAL

Ahwal adalah bentuk jamak dari hal yang biasanya diartikan sebagai keadaan mental (mental stress) yang di alami oleh parah sufi di sela-sela perjalanan spiritualnya. Hal merupakan anugerah dan rahmat dari tuhan.
Beberapa macam ahwal :
  1. Khauf  adalah merasa takut kepada allah karena kurangnya pengabdian.
  2. Raja’ adalah mental yang optimis untuk memperoleh karunia dan rahmat ilahi yang di sediakan bagi hamba-hambanya.
  3. Syauq adalah kerinduan.
  4. Uns adalah keakraban dana keintiman.
  5. Mahabbah adalah benih yang jatuhke bumi
  6. Yaqin adalah suatu pengetahuan yang diletakan ke dalam hati seseorang

1.      TASAWUF DI INDONESIA

  1. Sejarah perkembangannya
Bahwa tersebar luasnya islamdi Indonesia sebagian besar adalah jasa para sufi. Akan tetapi belakangan ini sufisme yang melandasi ethos kerja mereka itu.
  1. Reformasi sufisme di Indonesia.
Pengaruh gerakan wahabiyah yang diinspirasikan ajaran Ibn. Taimiyah, sampai juda di Indonesia, khusus dalam aspek sufisme, pasa permulaan nya 50-an.
  1. Aliran tasawuf di Indonesia
Dalam perkembangan islam selanjutanya, system pendidikan masyarakat peningglan hindu dan budha diteruskan oleh para penyiar islam. Proses tranformasi ilmu keislaman dilakukan secara “sorongan” yang kemudian meningkat dengan cara “bandongan” dan “wetonan”.
Tokoh-tokoh tasawuf di Indonesia
-          Hamjah al fansuri
-          Syamsudin al-Sumatrani.
-          Nuruddin al-Raniri
-          Abd. Rauf al-Sinkli
-          Abd. Shamad al-palimbani
-          Syaikh yusuf al-Makasari

-          Syamsuddin pasai
            Tentang allah
            Tentang penciptaan
            Tentang manusia
-          Syekh burhanuddin
Riwayat hidupnya
Paham keagamaannya
Perjuangannya
-          Nurruddin Ar-raniry
Pengarang yang produktif, politikus, dan filosofis.
-          Maulana malik Ibrahim
Pendidik yang berhasil

J.         PERJALANAN TASAWUF KAITANNYA DENGAN TAHALLI, TAKHALLI DAN TAJALLI
           
            Tasawuf ialah memilih jalan hidup secara zuhud dana menjauhkan diri dari perhiasan hidup dalam segala bentuknya. Dalam pandangan sufi, manusia cenderung kepada hawa nafsunya.

Adapun langkah2 yang harus ditempuhyaitu :

1.      Takhalli
Yang di maksud dengan takhalli itu sendiri ialah mengosongkan diri dari sikap ketergantungan terhadap kelezatan hidup dunia dengan cara menjauhkan diri dari maksiat dan berusaha menguasai hawa nafsu.
2.      Tahalli
Tahalli di seni maksudnya menghiasi/mengisi diri dari sifat dan sikap serta perbuatan-perbuatan yang baik.
3.      Tajalli
Tajalli dapat dikatakan terungkapanya nur gaib untuk hati.


K. ZIKIR, SYARIAT,HAKIKAT, MA’RIFAT

ZIKIR
            Kata zikir pada mulanya berarti ‘mengucapkan dengan lidah atau menyebut sesuatu, maka ini kemudian berkembang menjadi “mengingat”, karena mengingat sesuatu seringkali mengantar lidah menyebutnya.

Zikir terbagi beberapa macam :

-          Zikir lisany (zikir lidah)
-          Zikir qalby (zikir hati)
-          Zikir aqly (zikir piker)
-          Zikir ruhy (zikir ruh)

SYARIAT
            Syariah diartikan seluruh ketentuan yang ada di dalam Al-Qur’an dan Al-sunah, baik yang berhubungan dengan akidah, akhlak maupun aktivitas manusia, baik yang berupa ibadah maupun muamalah

HAKIKAT
            Hakikat dalam pandangan tasawuf adalah inti atau rahasia yang paling dalam dari syariat,rasa,keadaan dan akhir dari perjalanan yang di tempuh oleh seorang sufi, jika gerak-gerik dan bacaan-bacaan salat adalah syariat, maka dialog spiritual bertemu antara seorang abid (hamba) dengan mabud (yang disembah) adalah hakikatNYa.

MA’RIFAT
            Ma’rifat adalah ujung perjalanan dari ilmu pengetahuan tentang syariat dengan kesediaan nya menempuh jalan (thariqat) dalam mencapai hakiakt, itulah yang disebutkan dengan ma’rifat
           




            L. TASAWUF DI ERA GLOBALISASI

            Islam memiliki system yang lengkap dan utuh, ketika masih tersimpan dalam kitab suci dan hadiszt nabi. Tetap, ketika islam melalui otak manusia ditrasformasikan ke kitab-kitab fiqh, lantaran ruh spritualnya sering di abaikan, kalimat-kalimatnya berubah bagaikan sebatang pohon yang rapuh.

Konsepsi yang berkembang di kalangan sufi sebagai berikut :
-          Ilmu ma’rifat dan prinsip2 epistemologi tasawuf
-          Visi transendal terhadap wujud empiric
-          Anatomi diagnostic spiritual
-          Konsepsi Fana’ dan terapi sufistik


           
M.  KORELASI IBADAH, ETOS KERJA, dan PROFESIONALISME dengan  TASAWUF

Korelasi ibadah dengan tasawuf, pada dasarnya iman seorang dikatakan tidak sempurna kalau tidak disertai dengan pelaksanaan ibadah,amal saleh, dan akhlak mulia.

A.     Korelasi ibadah dengan tasawuf
Ibadah dengan tasawuf islam adalah merupakan hal yg sangat fundamental. Setiap manusia muslim harus melaksanaankan nya.
B.     Korelasi etos kerja dengan tasawuf
            Adapun salah satu karekteristik dari etos kerja manusia, adalah ia merupakan pancaran dari sikap hisup mendasar pemiliknya terhadapa kerja.
C.     Korelasi profesionalisme dengan tasawuf
Professional adalah mengerti akan tugasnya (sesuai dengan keahlian/bidangnya) dan bertanggung jawab (amanah), kemudian bersungguh-sungguh mengerjakannya dengan kualitas yang terbaik (ahsan)


ALLAH DALAM PERWUJUDAN JALAL DAN JAMAL

1.      Wajah jalal Allah yaitu nama-nama Allah yang menunjukan kebesaran-nya,keagungan-nya, kemahaperkasaan-nya, tidak dapat kerterbatasannya,dan kekuatannya untuk memaksa kita.
2.      Wajah jamal Allah yaitu nama-nama yang menunjukan kasih saying nya, cintanya, kelembutannya

TASAWUF DAN TAREKAT : AJARAN ESOTERISME ISLAM
            Tasawuf kaum Orientalisme menyebutkan sufisme adalah ajaran yang khusus dipakai untuk mistik. Tasawuf suatu cara untuk menyucikan diri dan yang berkaitan dengan penyucian tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata.

a). Definisi Sufi
            sufi adalah manusia biasa yang merambah jalan cinta dan pengabdian kepada realitas Absolot. Pada prinsipnya para sufi tidak mengenal keanehan yang biasanya diindentikakan dengan orang suci dan tidak mengklaim diri memiliki kemampuan di luar batas kemampuan manusia biasa.
b). Thariqah
            menurut ajaran tasawuf cara untukmenjadi manusia sempurna adalah dengan mengikuti thariqah sufi, dengan mengikuti seorang guru apritual sempurna (qutb).
c). Zhikir
            fase pertama dalam thriqah adalah penyembuhan dari penyakit al-nafs al-ammarah, jika seorang murid telah memnuhi semua persyaratan keruhanian dan sudah cukup diangkat sebagai murid maka sang guru akan memberikan izin untuk mempraktekkan dzikir.
d). Fana dana Baqa
            maqam haqiqah dalam tasawuf ada dua fase : fana (peniadaan,hancur, annihilate), baqa(tetap, terus hidup, subsisten).
e). sufi dan kehidupan masyarakat
            bagi sufi kemalasan dan keengganan adalah kualitas mental yang buruk.


Gangguan kejiwaan manusia modern

Manusia modern mngidap gangguan kejiwaan anatara lain berupa kecemasan, kesepian, kebosanan, perilaku menyimpang dan, psikosomatis.

1.      Kecemasan
Perasaan cemas bersumber dari hilangnya makna hidup “the meaning of life”.
2.      Kesepian
Kesepian bersumber dari hubungan antara manusia (interpersonal) dikalangan masyarakat modern yang tidak lagi tulus dan hangat.
3.      Kebosanan
Hidup tak bermakna, dan hubungan dengan manusia lain terasa hambar karena ketiadaan ketulusan hati, kecemasan yang selalumenganggu jiwanya dan kesepian yang berkepanjangan menyebabkan manusia modern menderita gangguan kejiawaan berupa kebosanan
4.      Perilaku menyimpang
Ia tidak bisamemutuskan sesuatu, dan dia tidak tau jalan mana yang harus d tempuh.
5.      Psikosomatik
Adalah ganguan fisik yang disebabkan oleh factor-faktor kejiwaan dan social

            mahabbahRabi’ah

rabi’ah di nilai orang yang pertama yang menyatakan doktrin cinta tanpa pamrih kepada allah atau pelopor agama cinta (mahabbah). Di dalam sejarahperkembangan tasawuf, hal inimerupakan konsepsi baru di kalangan para sufi kala itu. Karena itulah ia disebut “The mother Of the Grand master”/ibu para sufi master.
Ada dua batsan cinta yang sering dinyatakan rabi’ah.
  1. Sebagai ekspresi cinta hamba kepada allah, maka cinta itu harus menutupselain sang kekasih atau yang dicinta.
  2. Kadar cinta kepada allah it uterus tidak ada pamrih apapun, artinya, seseorang tidak dibenarkan mengharapkan balasan dariallah, baik ganjaran (pahala) maupun pembebasan hukuman.


PENGARUH KONSEP MAHABBAH AL-ADAWIYAH DALAM PENGEMBANGAN TASAWUF

            Pengaruh rabi’ah al-adawiyyah dalam pengembangan tasawuf sanat signifikan sekali karena ia telah memberikan corak yang baru dalam bertasawuf.
Ada 3 kontribusi rabi’ah al-adawiyyah. :
-          Ia berhasil mentranformasikan konsep al-khawf dan al-raja dari hasan al-bashri kepada mahabbah (cinta)
-          Ia memberikan corak baru dalam dunia tasawuf walaupun, ia sangat menderita dalam hidupnya tetapi dia mampu menjadi oaring yang kuat dalam bertasawuf
-          Dalam hal gender , ia mengubah pandangan para sejarah bahwa wanita mampu untuk menjadi seorang sufi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar